Peran Pemberian MP-ASI dalam Pencegahan Stunting pada Balita
Peran
Pemberian MP-ASI dalam Pencegahan Stunting pada Balita
Muhammad
Sokheh Sulaiman
Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Stunting tetap menjadi
salah satu isu kesehatan bagi anak-anak di Indonesia. Situasi ini menyebabkan
anak tidak tumbuh dengan tinggi yang seharusnya akibat kekurangan nutrisi dalam
jangka waktu yang lama. Salah satu langkah untuk mencegahnya adalah dengan
menyediakan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang sesuai sejak bayi berusia 6
bulan.
Pada rentang usia 0 hingga 6 bulan, seorang bayi hanya
memerlukan ASI tanpa tambahan lainnya. Namun, seiring bertambahnya usia
melewati 6 bulan, kebutuhan gizi anak bertambah dan tidak dapat dipenuhi hanya
dengan ASI. Di tahap ini, MP-ASI menjadi penting sebagai suplemen nutrisi untuk
mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal.
MP-ASI yang berkualitas perlu memiliki nutrisi yang
seimbang, mencakup karbohidrat sebagai penyedia energi, protein untuk
pertumbuhan tubuh, serta vitamin dan mineral yang berasal dari sayur-sayuran
dan buah-buahan. Penggunaan sumber protein dari hewan seperti telur, daging,
ikan, dan ayam sangat disarankan karena lebih mudah diambil oleh tubuh daripada
protein yang berasal dari tumbuhan.
Sayangnya, ada orang tua yang masih keliru dalam
memberikan makanan pendamping ASI. Beberapa orang memberikan makanan terlalu
cepat sebelum bayi benar-benar siap, sementara yang lain justru terlambat
sehingga anak menjadi kekurangan gizi. Selain itu, ada juga yang hanya
menyajikan makanan instan tanpa variasi, padahal kebutuhan nutrisi anak sangat
bervariasi.
Selain tipe makanan, rasa dan konsistensi MP-ASI juga harus diperhatikan. Mulai dari makanan yang halus atau bubur, lalu beralih ke yang dicincang, hingga akhirnya bisa menyerap pola makan keluarga. Dengan cara ini, anak akan terbiasa untuk makan dan tidak cenderung pilih-pilih dalam memilih makanan. Upaya pencegahan stunting tidak dapat dicapai secara tiba-tiba, tetapi harus dilakukan sejak awal. MP-ASI yang sesuai dapat menjadi faktor kunci agar anak balita tumbuh dengan sehat, cerdas, dan terhindar dari ancaman stunting.
Komentar
Posting Komentar